"Tak gendong..ke mana-mana..Tak gendong ke mana-mana..Enak tau..Hahaha..." Potongan lirik lagu tersebut mungkin sering Anda dengar belakangan ini. Ya, itu adalah tembang dari penyanyi pendatang baru di dunia rekaman Mbah Surip yang menggebrak dunia musik di Tanah Air lewat aliran Reggae ala Bob Marley. Lagu berjudul "Tak Gendong" mampu membuat popularitas Mbah Surip Fenomenal yang meroket, padahal sebelumnya ia bukanlah siapa-siapa, hanya seorang seniman jalanan. Pria yang berasal dari Mojokerto Jawa Timur dan lahir pada 5 Mei 1949 , yang dilahirkan dengan nama Urip Ariyanto. Saat ini Mbah Surip berstatus duda dengan empat anak dan sekaligus juga sebagai kakek dengan empat cucu. Menurut pengakuannya Mbah Surip termasuk orang yang senang sekolah, Mbah Surip memiliki ijazah SMP, ST, SMEA, STM, Drs. sama insinyur dan MBA. Dulu Mbah Surip pernah kerja di sebuah perusahaan pengeboran minyak. Merasa nasibnya kurang baik, Mbah Surip mencoba peruntungan dengan pergi ke Jakarta. Di Ibukota Jakarta, ia bergabung dengan beberapa komunitas seni seperti Teguh Karya, Aquila, Bulungan, dan Taman Ismail Marzuki. Pada suatu waktu, nasib menentukan lain. Mbah Surip mendapat kesempatan untuk rekaman dan akhirnya meraih kesuksesan seperti sekarang, So menjadi orang yang Sukses!! Mbah Surip Fenomenal Rahasia Sukses
t>
Sabtu, 01 Agustus 2009
Mbah Surip Fenomenal
"Tak gendong..ke mana-mana..Tak gendong ke mana-mana..Enak tau..Hahaha..." Potongan lirik lagu tersebut mungkin sering Anda dengar belakangan ini. Ya, itu adalah tembang dari penyanyi pendatang baru di dunia rekaman Mbah Surip yang menggebrak dunia musik di Tanah Air lewat aliran Reggae ala Bob Marley. Lagu berjudul "Tak Gendong" mampu membuat popularitas Mbah Surip Fenomenal yang meroket, padahal sebelumnya ia bukanlah siapa-siapa, hanya seorang seniman jalanan. Pria yang berasal dari Mojokerto Jawa Timur dan lahir pada 5 Mei 1949 , yang dilahirkan dengan nama Urip Ariyanto. Saat ini Mbah Surip berstatus duda dengan empat anak dan sekaligus juga sebagai kakek dengan empat cucu. Menurut pengakuannya Mbah Surip termasuk orang yang senang sekolah, Mbah Surip memiliki ijazah SMP, ST, SMEA, STM, Drs. sama insinyur dan MBA. Dulu Mbah Surip pernah kerja di sebuah perusahaan pengeboran minyak. Merasa nasibnya kurang baik, Mbah Surip mencoba peruntungan dengan pergi ke Jakarta. Di Ibukota Jakarta, ia bergabung dengan beberapa komunitas seni seperti Teguh Karya, Aquila, Bulungan, dan Taman Ismail Marzuki. Pada suatu waktu, nasib menentukan lain. Mbah Surip mendapat kesempatan untuk rekaman dan akhirnya meraih kesuksesan seperti sekarang, So menjadi orang yang Sukses!! Mbah Surip Fenomenal Selasa, 28 Juli 2009
Fotografi
.2 megapixel. Menggunakan image processor EXPEED untuk menghasilkan gambar yang maksimal serta kecepatan yang lebih baik. Kamera digital Nikon D60, terbuat dari plastic dengan kualitas yang tinggi, berwarna hitam. Sekarang saatnya mencurahkan hobi yang telah lama terpendam, hehehe ayo hunting-hunting... dan so pasti harus menghasilkan duit dari hobi Fotografi !!
| ![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
Sabtu, 18 Juli 2009
BOM JW MARRIOT dan RITZ CALTON
Lagi - lagi Indonesia mengalami musibah disaat membangun dengan susah payah Visit Indonesia, Bom yang meledakkan dikawasan Mega Kuningan Jakarta tepatnya di Hotel JW Marriot dan Ritz Calton pada hari Jum'at (17/7/2009). Bom jenis Low Explosive menghancurkan tempat makan tamu di Kedua Hotel. BOM JW MARRIOT dan RITZ CALTON merenggut korban sekitar 62 orang dalam peristiwa peledakan di hari Jum'at. Diperkirakan ada 2 pelaku pengeboman dan yang pasti menurut berita yang beredar Kelompok lama Noordin M.Top warga Malaysia. Yang bikin BT niy team Setan Merah atau Manchester United gagal bertanding dikarenakan hotel yang sekiranya untuk menginap 3 hari di Jakarta,Indonesia di Bom oleh para pelaku yang ga ngerti deh apa maksudnya.. Dipastikan pihak EO Lokal LOC dipastikan Rugi besar sekitar 50 Milyar, kebayang deh kalo beli Rumah tuh dapet berapa biji. Mudah-mudahan bom tidak terjadi lagi di Indonesia tercinta.. Hidup Indonesia
| ![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
Langganan:
Postingan (Atom)
